FAQ: Kapan Tiket Kereta Api Lebaran 2019 Dibuka?

Kapan dibuka tiket Kereta Lebaran 2021?

Saat ini, tiket kereta api sudah dapat dipesan hingga keberangkatan tanggal 31 Mei 2021 (diluar periode larangan mudik).

Kapan tiket kereta bisa dipesan?

Tiket kereta api sudah bisa dipesan dari 30 hari sebelum tanggal keberangkatan pada pukul 00:00 hingga 3 jam sebelum waktu keberangkatan.

Apakah ada kereta Lebaran 2021?

Kebijakan larangan mudik Lebaran berlaku mulai hari ini, Kamis 6 Mei 2021. PT Kereta Api Indonesia mengumumkan seluruh kereta api jarak jauh yang mereka operasikan sepanjang masa pelarangan mudik, yakni 6-17 Mei 2021 hanya diperuntukkan bagi penumpang yang memiliki kepentingan nonmudik.

Apakah bisa membeli tiket kereta secara mendadak?

“Seluruh loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket kereta secara go show atau dadakan, yakni tiga jam sebelum keberangkatan KA tersebut, dengan catatan masih adanya tempat duduk yang tersedia,” ucap dia dalam siaran pers yang diterima Tagar, Senin, 4 Januari 2021.

Idul Fitri 2021 apakah bisa mudik?

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Kecuali untuk Kelompok Masyarakat Ini. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya IdulFitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan.

You might be interested:  Pertanyaan: Kereta Api Yang Berhenti Di Stasiun Karawang?

Apakah naik kereta dari Jakarta ke Bandung harus rapid test?

Syarat naik kereta api di Bandung pun mulai disesuaikan. Manajer humas PT KAI daerah operasi (Daop) 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan, perjalanan untuk jarak jauh di pulau Jawa-Sumatera wajib menunjukkan tes PCR 2×24 jam dan rapid tes antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Bagaimana cara pesan tiket kereta api?

Kamu bisa membeli tiket kereta api secara online lewat situs resmi PT KAI di kai.id. Saat masuk ke situs, di sebelah kiri terdapat menu pemesanan tiket. Atur pemesanan tiket mulai dari stasiun asal, stasiun tujuan, tanggal keberangkatan, hingga jumlah penumpang. Kemudian, klik pesan dan cari kereta.

Kapan kereta beroperasi normal?

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebutkan, pada 18 Mei 2021 layanan KRL kembali normal dengan jadwal operasional pukul 04:00 WIB hingga 22:00 WIB. “KRL akan mulai beroperasi normal pada 18 Mei 2021, dengan jumlah 984 perjalan kereta setiap harinya,” ucap Anne saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Loket tiket kereta api tutup jam berapa?

Jadi anda bisa memesan tiket ke loket stasiun atau datang pada jam 09.00 WIB – 16.00 WIB.

Apakah bisa beli tiket kereta di Indomaret?

Semuanya bisa menjadi mudah, salah satunya dengan membeli tiket kereta api online di Indomaret. Kita juga bisa membeli tiket kereta api di minimarket terdekat yang masuk dalam kategori channel eksternal. Channel eksternal tersebut hasil kerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (pesero) dan resmi.

Kenapa tidak bisa booking tiket kereta api online?

Gangguan sistem pemesanan tiket kereta api secara online tersebut dikarenakan tingginya traffic yang masuk ke database dari Rail Ticketing System. Sehingga terjadi hambatan pemesanan tiket kereta api baik pemesanan yang dilakukan di stasiun maupun secara online.

You might be interested:  Tanya pembaca: Ke Malang Naik Kereta Turun Di Stasiun Apa?

Apakah kereta api dilarang mudik?

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia mengumumkan seluruh kereta api jarak jauh yang mereka operasikan sepanjang masa pelarangan mudik, yakni 6-17 Mei 2021 hanya diperuntukkan bagi penumpang yang memiliki kepentingan nonmudik.

Bolehkah balita naik KRL Jabodetabek 2021?

” Anak usia 12 tahun sudah boleh ( naik KRL ), bagi yang belum divaksin diizinkan tetapi jika dalam kepentingan kesehatan dan pendidikan dengan membawa surat keterangan. Sementara bagi balita belum diperkenankan untuk naik kereta,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dikutip dari Antara, Sabtu (11/9/ 2021 ).

Apakah naik KRL Jabodetabek harus rapid test?

Mengacu kepada aturan tersebut, tuturnya, perjalanan darat dan dalam kota (aglomerasi) memang tidak diwajibkan melampirkan dokumen kesehatan berupa rapid antigen, PCR/Swab Test serta GeNose. Oleh karena itu, Kemenhub, menginisiasi adanya tes acak di KRL dan perjalanan bis antar kota.